Mobile
banking adalah sebuah layanan perbankan yang dapat
diakses oleh nasabah melalui telepon selular (handphone) dengan menggunakan
menu yang sudah tersedia di SIM Card. Mobile banking digunakan sebagai
performing balance checks, transaksi keuangan, pembayaran dan sebagainya.
Dengan menggunakan teknologi mobile banking, membuat layanan perbankan menjadi
lebih praktis, aman dan nyaman. Secara konseptual, mobile banking terdiri dari
tiga inter-relasi, yakni mobile accounting, mobile brokerage, dan mobile jasa
informasi keuangan. Jenis-jenis pelayanan termasuk dalam kategori accounting
dan brokerage yang merupakan transaksi dasar. Jasa non-transaksi dasar yang
merupakan hal yang esensial bagi sebuah instansi adalah mobile jasa informasi
keuangan yang memuat jenis-jenis informasi keuangan pihak instansi tersebut
(Buse, Tiwari dan Cornelius dalam Niagara, 2008). Menurut Rahardjo (2002)
menjelaskan bahwa ada beberapa persyaratan dari mobile banking, antara lain:
1.) Aplikasi
mudah digunakan
2.) Layanan
dapat dijangkau dari mana saja
3.) Murah
4.) Aman
5.) Dapat
diandalkan (reliable)
Transaksi mobile banking dapat dilakukan dimana saja dan
kapan saja.
Keuntungan yang diperoleh nasabah selain menghemat waktu,
nasabah juga
dapat mengontrol rekening mereka dan melakukan transaksi
perbankan hanya
dengan menggunakan ponsel nasabah saja. Jasa mobile
banking memiliki produk seperti
sms-banking, mobile phone, dan lain sebagainya.
Kelebihan
mobile banking
1) Bagi
nasabah
a. Mobile
banking menawarkan beberapa jasa yang cukup menarik.
b. Layanan
mobile banking selain dapat menghemat biaya juga dapat menghemat waktu
c. Nasabah
mengakses bank dan jasa-jasanya kapanpun dan dimanapun.
d. Nasabah
dapat mengetahui telah terjadi penarikan uang tanpa otorisasinya dan dapat
memblokir kartu ATM.
2) Bagi
Bank
a. Layanan
mobile banking juga bisa menjadi strategi kompetitif pihak bank untuk
memberikan value added service kepada nasabahnya.
b. Biaya
pengurusan nasabah pun dapat berkurang.
Kekurangan
mobile banking
Kekurangan mobile banking biasanya terletak pada
kecepatan data saat akan melakukan transaksi yang terbilang cukup lambat
(mobile banking yang berbasis sms) Mobile banking telah membawa perubahan atau
bisa dikatakan sebagai revolusi terhadap cara bergaul, memperoleh hiburan atau
bahkan cara berbisnis. Pada intinya, mobile banking akan meningkatkan daya
tawar kepada nasabah sehingga ketersediaan layanan ini dapat memberikan nilai
lebih bagi nasabah bank.
Internet banking adalah
layanan melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet. Merupakan
kegiatan perbankan yang memanfaatkan teknologi internet sebagai media untuk
melakukan transaksi dan mendapatkan informasi lainnya
melalui website milik bank. Kegiatan ini menggunakan jaringan
internet sebagai perantara atau penghubung antara nasabah dengan bank tanpa harus
mendatangi kantor bank. Nasabah dapat menggunakan perangkat
komputer desktop, laptop, tablet, atau smartphone yang terhubung
ke jaringan internet sebagai penghubung antara perangkat nasabah dengan sistem
bank.
Fitur
Fitur layanan internet
banking antara lain informasi umum rekening tabungan/giro, rekening
deposito, informasi mutasi rekening, transfer dana, baik transfer antar
rekening maupun antar bank, pembelian pulsa, layanan informasi seperti suku
bunga dan kurs, dan pembayaran, misalnya pembayaran telepon, internet, kabel
TV, listrik dan berbagai jenis pembayaran lainnya.
Cara Kerja
Untuk menggunakan internet banking,
nasabah harus memiliki user id, password, token atau One Time
Password (OTP), dan jaringan internet. User id,
password, dan token dapat diperoleh dengan mendaftarkan ke bank.
Saat menggunakan internet banking, nasabah harus
memastikan website yang diakses adalah website internet
banking milik bank, kemudian nasabah akan diminta untuk memasukkanuser
id dan password pada halaman muka atau login. Pada saat
melakukan transaksi finansial, nasabah akan diminta untuk memasukkan OTP yang
diperoleh dari token. Setelah transaksi selesai, nasabah harus memastikan
telah keluar/log out dari halaman internet banking. Bank mengirimkan
notifikasi melalui e-mail sebagai bukti bahwa transaksi telah
berhasil.
Fungsi dari internet banking :
1. Tidak perlu lagi diribetkan
dengan pembayaran dengan metode klasik.
2. Tidak perlu antri untuk
mengambil uang di bank.
3. Pengiriman uang dapat
dilakukan dalam waktu 24 jam.
4. Untuk melihat saldo rekening
kita tanpa perlu ke bank
5. Transfer antar bank
6. Pembayaran rekening listrik,
air, beli tiket pesawat atau kereta api, TV Kabel,
Internet dan sebagainya.
7. Melihat mutasi rekening
8. Transaksi-transaksi lebih
mudah, cepat, dan bernilai professional
Elekronik Banking
Elektroik
Banking yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah kegiatan
yang melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet
dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan. Dari waktu ke waktu,
makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang
diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang
7722 Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank
Umum. Penyelenggaraan internet banking merupakan penerapan atau aplikasi
teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab
keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah
dan tersedia setiap saat dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP,
Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya.
Aplikasi
teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas,
dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan
yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya aplikasi
teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan
jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam penyediaan
layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya
via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi
dan meng-update data pribadinya. Adapun persyaratan bisnis dari internet
banking antara lain:
a).
aplikasi mudah digunakan;
b).
layanan dapat dijangkau dari mana saja;
c).
murah;
d).
dapat dipercaya;
e).
dapat diandalkan (reliable).
Di
Indonesia, internet banking telah diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak
beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar baik BUMN atau swasta Indonesia yang
menyediakan layanan tersebut antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI,
BII, Lippo Bank, Permata Bank dan sebagainya. Internet banking telah memberikan
keuntungan kepada pihak bank antara lain:
·
Business
expansion
·
Customer
loyality
·
Revenue
and cost improvement
·
Competitive
advantage
·
New
business model
Business
expansion.
Dahulu
sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang untuk beroperasi di tempat
tertentu. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM
sehingga dia dapat hadir di tempat tersebut. Kemudian ada phone banking yang
mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon untuk
melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang ada internet banking yang lebih
mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu.
Customer
loyality.
Khususnya
nasabah yang sering bergerak (mobile), akan merasa lebih nyaman untuk melakukan
aktivitas perbankannya tanpa harus membuka account di bank yang berbeda-beda di
berbagai tempat. Dia dapat menggunakan satu bank saja.
Revenue
and cost improvement.
Biaya
untuk memberikan layanan perbankan melalui Internet Banking dapat lebih murah
daripada membuka kantor cabang atau membuat mesin ATM.
Competitive
advantage.
Bank
yang memiliki internet banking akan memiliki keuntungan dibandingkan dengan
bank yang tidak memiliki internet banking. Dalam waktu dekat, orang tidak ingin
membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet Banking.
New
business model.
Internet
Banking memungkinan adanya bisnis model yang baru. Layanan perbankan baru dapat
diluncurkan melalui web dengan cepat.
Berbagai jenis teknologinya diantaranya meliputi:
·
Sistem
Aplikasi Perbankan (Banking Application System)
·
Perbankan
Daring (Internet Banking)
·
Sistem
Kliring Elektronik
Bank Indonesia sendiri lebih
sering menggunakan istilah Teknologi Sistem Informasi Perbankan untuk
semua terapan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan, atau
lebih populer dengan istilah perbankan elektronik (electronic banking)
Keterhubungan
Saat
ini sebagian besar layanan perbankan elektronik terkait langsung dengan
rekening bank. Jenis perbankan elektronik yang tidak terkait rekening biasanya
berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu
(cip dalam kartu pintar). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan
kompleksitas transaksi, berbagai jenis perbankan elektronik semakin sulit
dibedakan karena fungsi dan fiturnya cenderung terintegrasi atau mengalami
konvergensi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic
strip” yang memungkinkan transaksi terkait dengan rekening bank, dan juga
memiliki nilai moneter yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis
kartu tersebut disebut “debit card” oleh merchant atau vendor.
Jenis layanan
Perbankan Daring
Perbakan
daring (online banking) pada dasarnya merupakan gabungan dua istilah
dasar yaitu daring (online)
dan perbankan (banking). Saat
ini internet telah menghubungkan lebih dari 100.000 jaringan komputer di dunia dengan
pengguna lebih dari 100 juta orang. Dapat melakukan transaksi perbankan
(finansial dan non-finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan
internet bank.
Jenis transaksi :
Jenis transaksi :
·
Transfer
dana,
·
Informasi
saldo
·
Informasi
nilai tukar
·
Pembelian
(misal: pulsa ponsel, tiket pesawat, saham)
Perbankan bergerak
Perbankan
bergerak (mobile banking) adalah layanan perbankan yang dapat diakses
langsung melalui telepon seluler GSM dengan
menggunakan SMS.
Jenis transaksi:
Jenis transaksi:
·
Informasi
saldo
·
Mutasi
rekening
·
Informasi
nilai tukar
·
Pembelian
(pulsa isi ulang, saham).
Kejahatan dalam Perbankan Elektronik
Lubang
keamanan (security hole) akan selalu ada, hal ini bisa diamati dari
situs web yang melaporkan adanya lubang keamanan setiap hari. Namun bisnis
tidak dapat berhenti karena adanya potensi lubang keamanan.
Untuk
sekadar transaksi yang bersifat informatif (tidak ada pengurangan saldo) maka
cukup menggunakan sandi lewat (password) untuk masuk, tetapi untuk
transaksi yang sifatnya memindahkan/mengurangi saldo nasabah diminta untuk
memasukan pin yang dihasilkan oleh suatu alat yang biasa disebut token atau
pin. Alat ini akan mengeluarkan deretan angka (biasanya 6 digit) yang hanya
identik dengan rekening nasabah tersebut. Jadi token lain tidak mungkin bisa
digunakan pada rekening tersebut. Yang dapat dilakukan adalah meningkatkan
tingkat kesulitan untuk masuk dengan menggunakan pengamanan-pengamanan, dinding
api (firewal) & IDS (dalam kasus server Internet).kejahatan siber yang merupakan
kejahatan di dunia maya (siber) sangat memungkinkan data nasabah di sadap pada
saat melakukan transaksi perbankan elektronik.
Tips Aman E-banking
·
setiap
melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda
menerima respons balik atas transaksi tersebut.
Kelebihan
E-Banking
1. Tidak Perlu Antri dan Repot
Nasabah bisa langsung melakukan kegiatan
perbankan di rumah tanpa harus antri di bank, terutama saat bulan muda – dimana
jumlah nasabah yang membutuhkan layanan bank akan memblundak. Kamu bisa
mengecek saldo, melakukan transfer dana baik antar bank yang sama atau antar
bank yang berbeda tanpa repot.
2. Hemat Waktu.
Kamu tidak perlu menghabiskan waktu seharian
hanya untuk menyelesaikan berbagai kewajibanmu di bank. E-banking akan menolong
kamu menghemat waktu. Bahkan kamu bisa melakukan transaksi saat sedang bekerja,
di mobil, atau pun di rumah.
3. Alat Transaksi Pembayaran
Selain aktivitas perbankan yang disebutkan di
atas, kamu juga bisa melakukan transaksi pembayaran untuk pembelian tiket,
membayar cicilan rumah dan kartu kredit, juga bayar membayar tagihan lainnya
dengan mudah.
4. Murah
Internet saat ini sudah masuk dalam kategori
murah karena ada belasan provider internet yang bisa kamu temui dan semua
menawarkan layanan termurah. Kalau dibandingkan dari segi biaya yang kamu
keluarkan dengan ke bank, kemacetan, dan tenaga, e-banking lebih murah dan
efisien.
5. Cepat
Buat kamu yang sibuk dan bekerja, akses cepat
ke perbankan adalah suatu keharusan. Lewat e-banking, kamu bisa tahu apakah
transfer uang proyek sudah masuk tanpa harus menelpon bank untuk cari tahu.
Kamu juga bisa mengecek saldo dan mentransfer uang secepat yang kamu mau hanya
dengan mengunakan jarimu.
Kekurangan E-Banking
1. Rawan Pembobolan
Ini menjadi perhatian banyak pihak kalau dana
nasabah sering dibobol orang tak dikenal. Dana yang hilang sering tidak dapat
dikembalikan dan nasabah menderita kerugian. Pihak bank sering beranggapan
nasabah lalai dan tidak menyimpan PIN akses ke e-bankingnya dengan baik.
2. Kurang Privasi
Karyawan bank bisa mengetahui tentang data
nasabah dan dana yang tersimpan karena banyak dari mereka yang memiliki akses
terebut.
3. Tergantung pada Internet
Tidak mungkin melakukan transaksi e-banking
di kawasan yang jaringan internetnya belum ada. Jaringan internet yang
diharapkan juga lebih kencang kecepatannya, kalau tidak e-banking akan
mengalami gagal transaksi.
4. Target dari Cybercrime
Layanan e-banking jadi salah satu target
kejahatan cyber yang sulit dibuktikan, terutama di Indonesia.
Kejahatan cyber ini banyak mengambil korban tetapi masih belum
menjadi prioritas dari pemerintah, termasuk bentuk payung hukum yang melindungi
nasabah.
SMS Banking
SMS Banking merupakan layanan yang disediakan
Bank menggunakan sarana SMS untuk melakukan transaksi keuangan dan permintaan
informasi keuangan , misalnya cek saldo, mutasi rekening dan sebagainya.
Hampir semua bank di Indonesia telah
menyediakan fasilitas M-Bankingnya baik berupa SIMtolkit (Menu Layanan Data)
maupun sms plain (sms manual) atau dikenal dengan istilah
sms banking.Untuk operator GSM sudah support untuk transaksi via
mobile banking namun untuk operator CDMA masih ada yang belum mendukung layanan
mobile banking.
Apabila
kita memakai layanan SMS Banking, kita dapat mendapatkan fasilitas dengan
mengerjakan transaksi dengan gampang via SMS. Apabila dikomparasikan dengan
layanan yang lain, fitur dari SMS Banking ini sangat sedikti. Yang
menguntungkan dari layanan ini ialah kalian tidak perlu memakai koneksi
internet untuk memakai layanan ini, kalian juga dapat menggunakannya di hp
jadul, kalian pun tidak butuh khawatir bilamana berada di sebuah tempat yang
tidak terdapat koneksi internetnya.
Fitur
dari SMS Banking:
- Melakukan
pemeriksaan saldo, lantas mutasi rekening, dan memahami informasi kurs.
- Melakukan
pembayaran dan tranfer dana.
- Mengecek
informasi kartu kredit yang kalian miliki.
Jika
kalian ingin melakukan transaksi melalui SMS, maka kalian cukup memasukan kode
serta perintah yang kalian inginkan ke nomor operator dari SMS Banking. Saat
mengerjakan sms ke operator sms banking, kalian bakal dikenakan tarif cocok
dengan layanan yang diterapkan oleh pihak bank.
Demikian ulasan
tentang Perbedaan Internet Bankingm Mobile Banking, dan SMS Baning. Berdasarkan
keterangan dari saya layanan yang sangat bagus ialah i-banking sebab layanannya
yang paling melimpah dan paling mempermudah anda dalam mengerjakan transaksi.
Kelebihan dari SMS Banking
Dengan menggunakan sms banking, nasabah bisa
bertransaksi keuangan dengan mudah dan praktis di mana pun ia berada.
Jika dilihat dari sisi keamanan, transaksi
keuangan menggunakan sms banking lebih terjaga karena data-data bisa dengan
mudah dihapus, selain itu transaksi ini bebas gangguan eksternal seperti mati
listrik dan koneksi internet.
Kekurangan dari sms banking:
Kurang fleksibel akibat terbatasnya
pengelolaan transaksi keuangan sehingga tak bisa membuat transaksi keuangan
yang banyak dalam satu waktu sekaligus.
Relatif sedikit lebih mahal saat pemakaian
sms banking karena terkadang ada tambahan biaya administrasi lainnya untuk
transaksi-transaksi tertentu. Pengenaan tarif biasanya sekitar Rp500,-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar